“Dibalik Apresiasi, Fraksi PAN ‘Bedah’ LKPJ 2025: Jalan Rusak, Sampah Menumpuk hingga Kapal 10 GT Jadi Sorotan!”

MukoJambi.Com, Tanjabtim – Di tengah suasana hangat Idul Fitri 1447 Hijriah, Fraksi PAN DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur menyampaikan pandangan umum terhadap LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025 dengan nada apresiatif namun tetap kritis dalam rapat paripurna.

Mengawali penyampaiannya, Fraksi PAN mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, sekaligus menyampaikan terima kasih kepada pimpinan rapat yang telah memberikan kesempatan menyampaikan pandangan umum terhadap laporan pertanggungjawaban kepala daerah tersebut.

Dalam pemaparannya, Fraksi PAN menegaskan bahwa LKPJ merupakan instrumen penting dalam fungsi pengawasan DPRD, sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 19 Tahun 2024. Laporan ini mencerminkan capaian kinerja pemerintah daerah selama satu tahun anggaran.

Fraksi PAN juga memberikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dalam memulai visi misi “Merata” yang tertuang dalam RPJMD 2025–2029, khususnya pada sektor infrastruktur, pelayanan publik, ekonomi, dan sosial masyarakat.

Namun demikian, sejumlah catatan kritis turut disampaikan.
Pada agenda “Lancar Desaku”, Fraksi PAN menyoroti masih banyaknya jalan penghubung antar desa dan kecamatan yang rusak. Mereka meminta OPD terkait untuk melakukan inventarisasi kondisi jalan secara detail agar pembangunan lebih terarah.

Selanjutnya pada “Terang Desaku”, Fraksi PAN menekankan pentingnya pemerataan akses listrik. Mereka meminta adanya sinergi kuat dengan pihak PLN agar tidak ada lagi wilayah yang belum teraliri listrik.

Di sektor pelayanan air bersih melalui program “Bening Desaku”, Fraksi PAN mendorong optimalisasi pengelolaan UPTD SPAM agar masyarakat dapat menikmati layanan air secara maksimal.

Sementara itu, pada program “Hijau Desaku”, Fraksi PAN mengapresiasi minimnya kebakaran hutan pada 2025. Namun, persoalan sampah justru menjadi sorotan serius karena masih banyak keluhan masyarakat terkait tumpukan sampah di berbagai titik.

Tak hanya itu, Fraksi PAN juga menyoroti pentingnya pembinaan generasi muda dalam program “Ramai Desaku”, khususnya melalui sosialisasi bahaya narkoba bagi pelajar dan pemuda.

Di bidang pendidikan melalui “Cerdas Desaku”, Fraksi PAN mengingatkan agar program bantuan pendidikan tidak tumpang tindih antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.

Sedangkan pada sektor kesehatan melalui “Bahagia Desaku”, Fraksi PAN mengapresiasi program Universal Health Coverage (UHC) yang dinilai sangat membantu masyarakat mendapatkan layanan kesehatan gratis.
Untuk program “Agamis Desaku”, Fraksi PAN menilai penguatan nilai keagamaan mampu mendorong terciptanya masyarakat yang religius dan toleran.

Selain itu, Fraksi PAN juga menyoroti besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai Rp80,9 miliar. Mereka menegaskan bahwa SILPA bukanlah prestasi, melainkan harus diarahkan pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat dengan perencanaan yang lebih matang.

Tak kalah penting, Fraksi PAN mempertanyakan perubahan spesifikasi pengadaan kapal dari 10 GT menjadi 16 GT, serta mengingatkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar konsisten terhadap program yang telah disepakati bersama DPRD.

Mengakhiri pandangannya, Fraksi PAN mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dalam mewujudkan visi “Merata” demi kesejahteraan masyarakat Tanjung Jabung Timur.

Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Fraksi PAN DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur menyatakan dapat menerima LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025 untuk dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku. (Tim).