Ratusan PPPK Nakes di Merangin Ancam Demo?

Mukojambi.com, Merangin – Kesabaran ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga kesehatan di Kabupaten Merangin mulai habis. Berbulan-bulan menunggu kepastian pembayaran gaji, mereka kini mengancam akan turun ke jalan apabila pemerintah daerah tidak segera memberikan kejelasan.

PPPK nakes yang sebelumnya berstatus Tenaga Kerja Daerah (TKD) dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di 29 puskesmas mengaku kecewa karena hingga kini hak mereka belum juga diterima.

“Katanya segera cair, tapi sampai hari ini belum ada kabar,” keluh nakes pada media ini, Minggu (26/7/2026).

Berbagai isu pun bermunculan. Mulai dari persoalan administrasi, proses pencairan yang berbelit, hingga alasan pergantian mekanisme pembayaran. Namun, seluruh penjelasan itu dinilai belum mampu menjawab kapan gaji mereka akan benar-benar dibayarkan.

“Kami butuhkan bukan lagi janji, tetapi kepastian. Kami sudah bekerja melayani masyarakat, namun hak kami terus tertunda,” ujar salah seorang PPPK nakes.

Sejumlah tenaga kesehatan bahkan menyebut aksi demonstrasi menjadi pilihan terakhir apabila dalam waktu dekat tidak ada kepastian dari pemerintah daerah.

“Review terus berbulan-bulan. Padahal sudah dianggarkan,” ungkap salah satu nakes

Ancaman aksi tersebut bukan tanpa alasan. Sebelumnya, tenaga kesehatan di Merangin juga pernah menggelar aksi mogok kerja untuk menyuarakan tuntutan mereka terkait status dan kesejahteraan.

Aksi dari nakes di RSUD Kolonel Abundjani itu bakal dilakukan nakes PPPK PW TKD maupun TKS. Ada 160 nakes di 29 puskesmas yang belum menerima gaji maupun insentif.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Merangin terkait jadwal pasti pembayaran gaji PPPK tenaga kesehatan tersebut. ( Red ).