Mukojambi.com, Tanjabtim – Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur menyoroti masih tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Fraksi menilai kondisi tersebut menjadi indikator bahwa perencanaan anggaran dan pelaksanaan program masih perlu diperbaiki.
Meski demikian, Fraksi NasDem tetap memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur atas capaian pendapatan daerah yang berhasil melampaui target. Dari target sebesar Rp1,175 triliun, realisasi pendapatan mencapai Rp1,184 triliun atau 100,76 persen.
Dalam pandangan akhirnya, Fraksi NasDem menyebut keberhasilan melampaui target pendapatan merupakan hasil komitmen dan kerja keras pemerintah daerah. Namun, fraksi meminta upaya intensifikasi dan diversifikasi sumber pendapatan, khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), terus diperkuat agar kemandirian fiskal daerah semakin meningkat.
Di sisi belanja, Fraksi NasDem mencatat realisasi penyerapan anggaran sebesar 93,99 persen menunjukkan tata kelola keuangan yang cukup baik. Kendati demikian, sekitar enam persen anggaran yang tidak terserap diminta dievaluasi secara menyeluruh.
Fraksi mengingatkan agar anggaran yang tidak terserap bukan disebabkan tertundanya program-program strategis yang berdampak langsung kepada masyarakat, melainkan murni karena efisiensi pelaksanaan kegiatan.
NasDem juga menyoroti surplus anggaran sebesar Rp60,02 miliar yang berujung pada SILPA. Fraksi meminta pemerintah daerah mengoptimalkan dana tersebut pada tahun berjalan untuk membiayai program-program prioritas masyarakat.
Program yang menjadi perhatian antara lain pembangunan infrastruktur jalan, peningkatan mutu pendidikan, serta penguatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Selain itu, Fraksi NasDem menilai tingginya SILPA pada sejumlah OPD mencerminkan masih lemahnya akurasi perencanaan anggaran atau terhambatnya pelaksanaan program di lapangan.
Minta Jadwal Pelaksanaan Kegiatan Diperketat
Untuk meningkatkan kualitas belanja daerah, Fraksi NasDem mendorong Pemkab Tanjung Jabung Timur menyusun garis waktu pelaksanaan kegiatan yang lebih ketat sejak awal tahun anggaran. Langkah ini dinilai penting untuk menghindari penumpukan pencairan anggaran pada akhir tahun.
Fraksi juga meminta pemerintah daerah mempertahankan tren positif pendapatan dengan terus menggali potensi sektor-sektor unggulan secara lebih akurat dan terukur guna memperkuat kemampuan fiskal daerah.
Meski memberikan sejumlah catatan strategis, Fraksi NasDem pada akhirnya menyatakan menerima dan menyetujui Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun Anggaran 2025 untuk disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), dengan harapan pengelolaan keuangan daerah ke depan semakin efektif, akuntabel, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (***).
NasDem Kritik SILPA Tinggi, Desak Pemkab Tanjab Timur Benahi Perencanaan Anggaran
